Tutorial Install ResponsiveFileManager 9.5 di Ubuntu 12.04


I.Penjelasan




Responsif filemanager 9.5.0 adalah manajer file open-source gratis yang dibuat dengan library jQuery, CSS3, PHP dan HTML5 yang menawarkan cara yang baik dan elegan untuk meng-upload dan menyisipkan file, gambar dan video.
Anda dapat menggunakannya sebagai plugin eksternal untuk TinyMCE versi 4.x. dan Anda juga dapat menggunakannya sebagai file manager yang berdiri sendiri untuk mengelola dan pilih file.
Script secara otomatis membuat thumbnail gambar untuk daftar pratinjau dan dapat membuat thumbnail juga eksternal untuk digunakan dalam cms Anda atau situs.
Hal ini dapat dikonfigurasi untuk mengubah ukuran gambar upload otomatis atau otomatis membatasi ukuran.
Anda dapat mempersonalisasi konfigurasi untuk setiap folder.
Anda dapat mengatur subfolder sebagai root dan mengubah konfigurasi untuk setiap pengguna, halaman atau File Manager panggilan.

Kompatibel dengan modus multi-user dan Anda dapat mengedit gambar dengan aviary Editor, menyortir file.


II.Langkah

================ INSTALASI =====================

1.Pertama download paketnya terlebih dahulu [ disini ]



2.Selesai di download, kita ekstrak paketnya(.zip) dengan perintah "unzip" .



3.Untuk memudahkan kita mengatur file tersebut, sebaiknya kita mengubah naman filenya .Misal :
mv ResponsiveFilemanager-master/ responv/ .


4.Kemudian kita beri hak permisi pada folder responv .Caranya :

chown www-data:www-data responv


5.Kemudian kita buka browser dan ketik localhost/responv .Pilih/klik folder filemanager .

6.Untuk membuka halaman depan dari ResponsiveFileManager.Pilih/klik dialog.php.

7.Inilah tampilan awal dari ResponsiveFileMaager (belum di integrasikan dengan TinyMCE dan Aviary Photo Editor) .



================ Upload File/folder ================
1.Pada langkah ini, kita mencoba untuk mengupload file/folder .Dengan tombol upload di bagian pojok kiri atas .


2.Jika muncul tampilan ini berarti file anda berhasil di upload .

3.Apabila ingin untuk menonton videonya langsung , arahkan/klik simbol mata atau yang di namakan Preview.




== Menambahkan kouta upload ke ResponsiveFileManager ==

1.Pertama kita buka Terminal dan menuju ke dir /var/www .
Kemudian langsung ke folder responv dan atur config.php nya.

nano /responv/filemanager/config/config.php




2.Cari kata "Max_size", dengan cara tekan Ctrl + W .



3.Setelah ketemu kalimat tersebut , maka ubah nilai MaxSizeuploadnya menjadi 500 atau 1000 .
Kemudian Simpan dan restart apache-nya .



4.Nah, sekarang anda bisa mengupload file dalam ukuran yang lumayan besar.



NB : Apabila setting di atas masih belum bisa, anda harus mengecek ke dir . /etc/php5/apache2/php.ini pada bagian upload_max_filesize , memory_limit dan post_max_size .
Sesuaikan dengan konfigurasi dari config.php dari ResponsiveFileManager .




============= Menambahkan ekstensi file =============

1.Seperti di atas , kita akan kembali mengatur file config.php.

2.Cari kata "extensions".



3.Kemudian akan menuju ke konfigurasi extensi file.Anda bisa menambahkan ekstensi file .Misalnya : Gambar : jpg ,bmp , png ,dll .



4.Fungsi dari menambahkan ekstensi file dalam ResponsiveFileManager , agar file yang berekstensi sama seperti di config.php dapat di upload .




----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Install Net2ftp (WebFTP) on Ubuntu 12.04



    I.Penjelasan




    net2ftp adalah berbasis web FTP client, yang ditulis dalam PHP .

    Serta menawarkan fungsi FTP standar, net2ftp juga menawarkan berbagai fitur termasuk pengarsipan dan mengekstrak file dan direktori, men-download sebuah kelompok yang dipilih dari file dan / atau direktori sebagai arsip.


    net2ftp dapat diatur untuk membatasi koneksi melalui daftar akses dan dapat log tindakan pengguna. Plugin lainnya dapat diinstal untuk menambah fungsionalitas tambahan juga. net2ftp juga dapat didownload dan diinstal pada server host, di mana persyaratan:


    • Sebuah server web yang dapat menjalankan PHP
    • PHP 4.2.3 atau lebih (Opsional, salah satu fitur memerlukan PHP 5)
    • Setidaknya 7,5 MB ruang bebas untuk binari net2ftp
    • MySQL untuk batas harian dan penebangan canggih


    II.Langkah

    1.Buka Terminal (Ctrl + Alt +T ), kemudian menuju ke dir. /var/www .



    2.Lalu download paketnya .Ketik perintah :

    wget http://www.net2ftp.com/download/net2ftp_v1.0.zip



    3.Kemudian ekstrak . Perintah : unzip .


    4.Lalu kita menuju phpmyadmin dengan mengetik di browser > localhost/phpmyadmin .
    Kemudian buat database untuk net2ftp-nya .




    5.Kemudian import file/berkas ke database net2ftp .Dengan cara klik tombol Import >> pilih file "create_tables.sql" >> Open >> Go  .




    Apabila berhasil muncul tampilan seperti ini .




    6.Setelah berhasil mengimport file.Sekarang kita atur konfigurasi dari net2ftp yaitu di file settings.inc.php .Caranya :

    cd /var/www/net2ftp/files_to_uploadnano settings.inc.php



    7.Setelah terbuka file-nya.Lalu cari kata "database" dengan Ctrl + W .Dan mengarah ke kalimat ini, kemudian ubah dbusername, dbpassword, dbname dan dbserver .Isika sesuai dengan konfigurasi MySQL atau PHPmyadmin.Jangan lupa untuk mengganti kata "no" menjadi "yes", di kalimat use_database .



    8.Kemudian cari lagi kata "admin" dan mengarah ke kalimat ini.Lalu ganti kata admin menjadi nama dari usernamemu , ganti passwordnya juga .




    9.Nah, setelah konfigurasinya sudah di simpan dan apache2nya di restart .Kemudian ketikan di browser : localhost/net2ftp .Dan klik folder files_to_upload .



    10.Lalu akan muncul tampilan seperti ini.Isikan kolom FTP Server , Username dan Password sesuai file konfigurasi tadi .Misal : 

    FTPServer : localhost
    Username : wenda
              Password : *




    11.Sekarang anda sudah terhubung dengan net2ftp.Disini kalian dapat mengatur dan memanajemen FTP berbasis web .Untuk keterangan jelasanya >> http://www.net2ftp.com/homepage/help-user.html .











    Install Roundcube WebMail on Debian/Ubuntu 12,04


    I.Penjelasan

    Roundcube.png

    Roundcube adalah berbasis web IMAP email client. Fitur Roundcube paling menonjol adalah penggunaan meresap Ajax teknologi untuk menyajikan lebih cair dan responsif antarmuka pengguna daripada tradisional webmail klien. Setelah sekitar dua tahun pembangunan, rilis stabil pertama Roundcube diumumkan pada awal 2008.
    Roundcube ditulis dalam PHP dan dapat digunakan dalam hubungannya dengan LAMP "stack" , atau sistem operasi lain yang mendukung PHP juga didukung. Web server membutuhkan akses ke IMAP server hosting email dan ke SMTP server untuk dapat mengirim mail.
    Roundcube adalah bebas dan perangkat lunak open source tunduk pada ketentuan dari GNU General Public License (GPL).


    II.Langkah

    1.Install Roundcube .Ketikan perintah :

    apt-get install roundcube-core roundcube roundcube-mysql


    2.Tampilan "Konfigurasi roundcube-core" .. Pilih "OK" .Lalu Enter.


    3.Muncul tampilan "Apakah anda ingin mengkonfigurasi database utk roundcube ... " .Pilih "No lalu Enter .


    4.Setelah selesai menginstal Roundcube-nya .Kita harus mengkonfigurasi ulang .Caranya : Ketik perintah

    dpkg-reconfigure roundcube-core



    5.Kemudian isikan IMAP server untuk Roundcube-nya .Kai ini saya mengisi IP server saya yaitu 192.168.12.40 .



    6.Pilih Bahasa .Misal en-US untuk Bahasa Inggris .




    7.Peringatan untuk menginstal ulang database untuk roundcube.Pilih NO .




    8.Lalu pilih Web Server untuk menjalankan Roundcube-nya .Disini saya memilih Apache2,lalu OK .




    9.Lalu muncul tampilan meminta restart Webserver.Pilih Yes .




    10.Setelah itu kita membuat link file dari "/usr/share/roundcube" ke "/var/www ".Yaitu dengan perintah ln -s .Ketik perintah :

    ln -s /usr/share/roundcube /var/www/roundcube




    11.Nah , kita cek apakah WebMail Roundcube sudh bisa di gunakan apa belum .Ketikan di browser : ipserver/roundcube .lalu Enter.
    Jika berhasi akan muncul tampilan Login seperti ini .Isikan username dan password .





    12.Tampilan muka dari Roundcube Webmail .


    Install SWAT (Samba Web Administration Tools ) di Ubuntu 12.04


    I.Penjelasan

    SWAT (Samba Web Administration Tools) sejak versi 2.0 dari Samba, resmi untuk Samba . Jadi SWAT memungkinkan Anda untuk mengedit / etc / samba / smb.conf tanpa harus menggunakan editor teks.
    Jika Anda ingin memiliki komputer dengan antarmuka pengguna grafis (GUI, seperti Unity, GNOME, Xfce ...) mengatur saham Samba atau smb.confmengedit file tersebut, kemudian set sering system-config-samba melawan SWAT merupakan cara yang lebih mudah.

    II.Langkah

    ========================== Instalasi SAMBA File Sharing ========================

    Sebelum menginstal SWAT , kita terlebih dahulu Samba-nya .Bisa dilihat di : http://wenda-aditama24.blogspot.com/2014/06/install-samba-server-on-ubuntu-1204.html .

    ========================== Instalasi SWAT untuk Samba ========================

    1.Menginstal SWAT.Langsung ketikan perintah :

    apt-get install swat


    2. Apabila sudah , langsung ketikan di browser anda : localhost(IP_anda):901 .Kemudian anda di perintahkan untuk login dan isikan username dan password .Lalu muncul tampilan SWAT seperti ini .



    Pengetian IPTABLES dan NAT


    A. IPTABLES

    Iptables adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan filter (penyaringan) terhadap (trafic) lalulintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalulintas data. Dengan iptables inilah kita akan mengatur semua lalulintas dalam komputer kita, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun traffic yang sekedar melewati komputer kita.





    membahas prinsip dasar firewall iptables, mengelola akses

    internet berdasarkan alamat IP,port aplikasi dan MAC address. Firewall IPTables packet filtering memiliki tiga aturan (policy), yaitu:

    - INPUT
    Mengatur paket data yang memasuki firewall dari arah intranet maupun internet. kita bisa mengelolakomputer mana saja yang bisa mengakses firewall. misal: hanya komputer IP 192.168.1.100 yang bisa SSHke firewall dan yang lain tidak boleh.

    - OUTPUT
    Mengatur paket data yang keluar dari firewall ke arah intranet maupun internet. Biasanya output tidak diset,karena bisa membatasi kemampuan firewall itu sendiri.

    - FORWARD
    Mengatur paket data yang melintasi firewall dari arah internet ke intranet maupun sebaliknya. Policy forward paling banyak dipakai saat ini untuk mengatur koneksi internet berdasarkan port, mac address dan alamat IP Selain aturan (policy) firewall iptables juga mempunyai parameter yang disebut dengan TARGET, yaitu status yang menentukkan koneksi di iptables diizinkan lewat atau tidak. TARGET ada tiga macam yaitu:

    a. ACCEPT
    Akses diterima dan diizinkan melewati firewall

    b. REJECT
    Akses ditolak, koneksi dari komputer klien yang melewati firewall langsung terputus, biasanya terdapatpesan “Connection Refused”. Target Reject tidak menghabiskan bandwidth internet karena akses langsung ditolak, hal ini berbeda dengan DROP.

    DROP
    Akses diterima tetapi paket data langsung dibuang oleh kernel, sehingga pengguna tidak mengetahui kalau koneksinya dibatasi oleh firewall, pengguna melihat seakan – akan server yang dihubungi mengalami permasalahan teknis. Pada koneksi internet yang sibuk dengan trafik tinggi Target Drop sebaiknya jangan digunakan.

    Berikut ini contoh penggunaan firewall iptables untuk mengelolak akses internet.

    (-)Policy INPUT

    IP Firewall = 192.168.1.1
    IP Administrator = 192.168.1.100
    IP Umum = 192.168.1.200

    1. Membatasi port number

    iptables -A INPUT -i eth1 -s 192.168.1.200 -d 192.168.1.1 -p tcp -dport 22-j REJECT

    Contoh di atas melarang komputer klien dengan IP 192.168.1.200 mengakses port 22 (ssh) firewall yang memiliki IP 192.168.1.1

    (-)Policy FORWARD

    1. Membatasi orang mengakses port aplikasi P2P (Limewire, GnuTella & Bearshare)

    iptables -A FORWARD -p tcp -dport 6340:6350 -j REJECT

    iptables -A FORWARD -p -dport 6340:6350 -j REJECT

    -p tcp (koneksi menggunakan protokol TCP)
    -p udp (koneksi menggunakan protokol UDP)
    -dport 6340:6350 (melarang akses port 6340 sampai dengan 6350)




    2. Membatasi koneksi satu alamat IP
    iptables -A FORWARD -s 192.168.1.99 -d 0/0 -j REJECT

    -d 0/0 berarti ke semua tujuan



    3. Membatasi koneksi berdasarkan range IP
    iptables -A FORWARD -m iprange -src-range 192.168.1.100-192.168.1.150 -d 0/0 -j REJECT



    4. Membatasi koneksi internet berdasarkan MAC Address
    iptables -A FORWARD -m mac -mac-source 00:30:18:AC:14:41 -d 0/0 -j REJECT






    B. NAT (Network Address Translation)

    Pada bagian ini kita membahas mengenai Network Address Translation, biasa disebut dengan NAT. Fungsi utama dari NAT adalah untuk melakukan translasi alamat dari satu alamat ke alamat IP yang lain, biasanya dipakai pada internet gateway. Selain melakukan translasi alamat IP, iptables juga bisa melakukan NAT alamat Port aplikasi, bisa disebut juga dengan Port Address Translation (PAT). PAT digunakan untuk membangun beberapa server seperti mail, web, database maupun datacenter yang diakses melalui internet hanya dengan satu alamat IP publik.

    Tabel NAT

    Selain sebagai IP Filtering / Firewall, iptables juga bisa difungsikan untuk translasi alamat, ditandai dengan opsi -t nat pada perintah iptables.

    iptables -t nat ..

    prinsip dasar NAT di bagi menjadi dua bagian, yang pertama adalah POSTROUTING, yaitu melakukan NAT paket data yang keluar dari firewall, kebanyakan postrouting dipakai untuk translasi alamat IP.

    Yang kedua adalah PREROUTING, untuk melakukan NAT paket data yang memasuki firewall, kebanyakan digunakan untuk transparency proxy server dan membangun beberapa server dengan satu IP publik.


    1. POSTROUTING
    Translasi alamat yang keluar dari firewall, berarti kita melihat paket data yang keluar dari kartu LAN.

    iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j SNAT -to 202.154.6.55

    iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE

    contoh diatas berarti jaringan subnet 192.168.1.0/24 jika menghubungi web server yang berada di internet dikenali dari IP 202.154.6.55. Target MASQUERADE berarti IP NAT disesuaikan dengan alamat IP kartu LAN eth0, jika IP eth0 dirubah kita tidak perlu merubah settingan iptables.



    2. PREROUTING
    Translasi alamat yang memasuki kartu jaringan, kita juga bisa membelokkan paket data ke port tertentu untuk membangun server internet hanya dengan satu IP publik.

    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 25 -j DNAT -to 192.168.1.20:25
    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 110 -j DNAT -to 192.168.1.20:110
    iptables -t nat -A PREROUTING – eth0 -p tcp -dport 80 -j DNAT -to 192.168.1.30:80

    Pada contoh diatas kita mempunyai 2 server, 192.168.1.20 (mail server) dan 192.168.1.30 (web server). Koneksi dari internet ke port 25 dan 110 secara otomatis diarahkan ke alamat IP 192.168.1.20 (IP Lokal / LAN). Akses port 80 (web server) diarahkan ke IP lokal 192.168.1.30

    List NAT

    Untuk melihat NAT yang baru saja kita setting menggunakan perintah:

    iptables -t nat -L -v

    [root@rinocomp]# iptables -t nat -L -v


    Chain PREROUTING (policy ACCEPT 1833K packets, 141M bytes)


    pkts bytes target prot opt in out source destination


    199K 9636K REDIRECT tcp – eth2 any anywhere anywhere tcp dpt:http redir ports 3128


    0 0 REDIRECT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:36 redir ports 10000


    0 0 REDIRECT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:time redir ports 20000


    0 0 DNAT tcp-eth1 any anywhere anywhere tcp dpt:33 to:192.168.1.100:22



    Menghapus NAT

    # iptables -t nat -F

    # iptables -t nat -F


    Install Mail Server on Ubuntu 12.04


    I.Penjelasan


    Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari pengguna lokal (dari domain yang
    sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet). Selain itu Mail Server juga mampu
    mem-forward e-mail tersebut ke Mail Server lainnya untuk dikirim. Intinya Mail Server adalah
    yang melayani kalian para user dalam proses pengiriman dan penerimaan e-mail seperti halnya
    kantor pos.
    Untuk dapat mengirimkan e-mail, sebuah Mail Server harus memiliki sebuah MTA (Mail Transport
    Agent) didalamnya. Fungsi utamanya adalah untuk mengirimkan e-mail dari Mail Server lokal ke
    Mail Server remote. Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis MT A yang dapat kalian install di
    Ubuntu. Beberapa contohnya adalah :


    • Postfix
    • Sendmail
    • Qmail
    • Exim
    • Zimbra
    • dll.


    Selain untuk mengirimkan e-mail, Mail Server juga bertugas untuk menerima e-mail menggunakan
    protokol POP atau IMAP. Untuk itu diperlukan juga sebuah POP dan IMAP server agar Mail Server
    dapat berfungsi dengan sempurna dalam menerima email masuk dari MTA Mail Server lain. Contoh
    POP dan IMAP server yang cukup terkenal adalah Courierdan Dovecot.


    II.Langkah

    ================ Intalasi Postfix ===================

    1.Pertama buka Terminal dan instal Postfix-nya dahulu .Caranya :

    apt-get install postfix



    2.Muncul tampilan konfigurasi Postfix . Langsung Enter.



    3.Pilih Internet Site lalu OK .



    4.Isikan system mail name sesuai domainmu .Lalu OK



    ================ Intalasi Courier =================

    1.Instal Courier setelah selesai menginstal Postfix .Ketik perintah ;

    apt-get install courier-base courier-imap



    2.Tampilan konfigurasi Courier .Jika anda ingin membuat direktori untuk administration , langsung  OK .




    3.Setelah itu, kita membuat folder untuk penyimpanan mail dari Mail Server .Caranya, ketik perintah :

    maildirmake /etc/skel/Maildir




    4.Lalu mengkonfigurasi untuk Postfixnya.Ketik perintah :

    nano /etc/postfix/main.cf



    5.Setelah terbuka file, langsung tambahkan skrip ini di baris paling bawah .

    home_mailbox = Maildir/



    6.Kemudian kita konfguras ulang untuk Postfixnya.Yaitu dengan cara :

    dpkg-reconfigure postfix




    7.Seperti tadi , langsung klik OK .



    8.Pilih Internet Site .




    9.Isikan domain name anda .



    10.Pada tahap Root anda postmaster  ini , kosongkan lalu OK .



    11.Biarkan konfigurasi default.Lalu OK .



    12.Pilih No pada tampilan Force synchronous updates on mail queue .



    13.Pada tahap ini , tambahkan 0.0.0.0/0 pada akhir baris.



    14.Biarkan default , langsung OK .




    15.Pilih jenis Internet Protocol yang akan di gunakan.Pilih ipv4 .



    16.Lalu kita tambahkan user sebagai pengirim atau penerima untuk Mail Server-nya .Ketik adduser nama_user .




    =============== Pengujian Mail Server ===============

    1.Ketik " telnet mail.domain.com 25 " untuk menghubungkan ke domain mail server anda .



    2.Lalu untuk mengirim sebuah "mail" , kita harus mengisikan dahulu alamat user pengirim . Ketikan perintah :

    MAIL FROM:<user_pengirim@domain.com




    3.Kemudian baru mengisikan nama user penerima "mail" .Ketikan perintah :

    RCPT FROM:<user_penerima@domain.com>



    4.Ketikan DATA jika ingin menulis pesan/mail .Setelah itu , isikan subject dan isi pesan tersebut.Jika sudah selesai meulis pesan,  baru kita kirimkan dengan mengetik " . " .



    5.Kemudian kita cek apakah mail/pesan benar-benar terkirim .Dengan cara masuk sebagai user dulu, dengan mengetik " su user ".Dan masuk ke dalam folder Maildir.
    Ketik :

    cd /home/wenda/Maildir/new
    ls




    6.Kemudian kita tampilkan mail/pesan yang terkirim .Dengan perintah :

    cat nama_file